Showing posts with label MPASI. Show all posts
Showing posts with label MPASI. Show all posts

Thursday, March 30, 2017

Nayz Bubur Bayi

Setelah beberapa waktu yang lalu Bebiluck ditarik dari peredaran dikarenakan belum memiliki ijin BPOM, alhamdulillah sekarang sudah boleh beredar kembali, dengam varian yang belum sebanyak yang lalu, Yaitu rasa ayam, sapi, salmon dan puding.








Menu 1 (RASA AYAM) :
Beras Putih Organik, Daging Ayam (2.5%), Kacang Hijau (1.7%), Wortel Organik (1.7%), Tomat 
Organik (1.2%), Inulin

Nayz merupakan makanan bubur bagi bayi yang berbahan organik tanpa menggunakan garam, bahan pengawet vetsin (MSG), pewarna dan penyedap kimia sejak proses pemerolehannya.

Bahan-bahan organik seperti sayurnya pun sejak pembenihan hingga pemanenan sama sekali tidak menggunakan 
pestisida atau bahan kimia lainnya.

Cara Penyajian :
300gram untuk 6kali masak. 
Masak 50gram /sekali masak.
Masukkan ke dalam cooker tanpa dicuci.
Tambahkan air +/- 350ml.
Panaskan hingga masak.

Untuk kelezatan, berikan keju dan kaldu atau tambahkan sayuran (sesuai menu sayuran) secukupnya.
Sajikan.
Untuk hasil lebih kental, pemakaian air kurangi 60% .

BPOM RI MD : 832531002230

Halal MUI

harga 33.000




Menu 2 (RASA SAPI) :
Beras organik, daging sapi organik, kacang merah organik, kembang kol organik, buncis organik

Nayz merupakan makanan bubur bagi bayi yang berbahan organik tanpa menggunakan garam, bahan pengawet vetsin (MSG), pewarna dan penyedap kimia sejak proses pemerolehannya.

Bahan-bahan organik seperti sayurnya pun sejak pembenihan hingga pemanenan sama sekali tidak menggunakan pestisida atau bahan kimia lainnya.



Cara Penyajian :
300gram untuk 6kali masak. 
Masak 50gram /sekali masak.
Masukkan ke dalam cooker tanpa dicuci.
Tambahkan air +/- 350ml.
Panaskan hingga masak.

Untuk kelezatan, berikan keju dan kaldu atau tambahkan sayuran (sesuai menu sayuran) secukupnya.
Sajikan.
Untuk hasil lebih kental, pemakaian air kurangi 60% .

BPOM RI MD : 832531002230

Halal MUI

harga 33.000

3. Nayz Lebrania (Salmon)
Bubur/nasi tim NAYZ LEBRANIA/SALMON (beras organik, salmon, brokoli, kacang hijau, seledri, bawang putih bubuk, perisa artifisial, inulin)
Cara Penyajian :
300gram untuk 6kali masak. 
Masak 50gram /sekali masak.
Masukkan ke dalam cooker tanpa dicuci.
Tambahkan air +/- 350ml.
Panaskan hingga masak.

Untuk kelezatan, berikan keju dan kaldu atau tambahkan sayuran (sesuai menu sayuran) secukupnya.
Sajikan.
Untuk hasil lebih kental, pemakaian air kurangi 60% .

BPOM RI MD : 832531002230

Halal MUI

harga 38.000

4. Puding Strawberry
Puding Lezat, lembut, bergizi, enak dan terbukti sangat disukai anak-anak dan dewasa.

Puding susu ini sangat tepat untuk Makanan Pendamping ASI. (6 bulan +)
Setelah melalui pengalaman bertahun-tahun, racikan puding susu nayz telah sesuai dengan lidah anak maupun dewasa.
Dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi dengan tanpa mengesampingkan unsur kesehatan dan kebutuhan gizi balita.
Diproses dengan menggunakan standar GMP (Good Manufacturing Practice) yang sangat memperhatikan hieginitas dan prinsip sanitasi sebagai jaminan keamanan pangan.
Menggunakan ekstrak buah alami yang diimpor dari Perancis dan susu berkualitas tinggi dari New Zealand, serta ditambah nutrisi Omega 3 dan Prebiotik, menjadikan Puding Susu bebiluck merupakan pilihan utama bagi kebutuhan balita.

Komposisi:
Gula halus, Susu, Non dairy creamer, Karagenan, Ekstrak buah stroberi asli, Inulin, Pengatur keasaman asam sitrat, perisa sintetik stroberi, Omega 3, dan pewarna alami.

Cara Pembuatan:
1. Satu pak (200 gr), air 1,25 L
2. 750 ml air dipanaskan, 500 ml air dicampur dengan puding powder (aduk merata)
3. Setelah air panas masukkan adonan
4. Aduk perlahan-lahan dengan nyala api sedang
5. Setelah mendidih, angkat dan tuang ke cetakan
6. Dinginkan (bisa dengan dingin udara luar atau mesin pendingin)
7. Puding siap dihidangkan

BPOM RI MD : 804931004230

Halal MUI

Berat : 200grm

harga 27.000



Monday, January 25, 2016

aneka resep kaldu

yuukkkk, kita belajar bersama, belajar lagi tentang MPASI. Kali ini saatnya mencatat Resep Aneka Kaldu, Copy From Homemade Haelthy Baby Food:

Kaldu Ayam
Bahan
  • 500 gram daging ayam iris kecil kecil, atau bisa menggunakan kaki ayam kampung.
  • 2 liter air.
  • 1 siung bawang putih, geprek.
  • 2 batang seledri, simpulkan.
  • 1 buah wortel utuh, bersihkan kulitnya.
  • 1 batang daun bawang iris halus.
  • 1 buah tomat, iris halus.
  • 2 lembar daun salam.
Cara Membuat:
  • Didihkan air.
  • Masukkan bawang putih dan daging ayam atau kaki ayam.
  • Rebus dengan api kecil sampai air menjadi 3/4-nya.
  • Masukkan bahan bahan lainnya.
  • Rebus kembali sekitar 15-20 menit.
  • Angkat, buang lemak yang mengambang.
  • Dinginkan.
  • Saring kaldu.
  • Masukkan kaldu ke dalam wadah tertutup untuk 1 kali masak. Simpan di freezer.
  • Jika menggunakan daging ayam, dagingnya bisa disisihkan untuk diolah menu makanan lainnya.
================

Kaldu Sapi
Bahan:
  • 1kg daging sapi has dalam, atau iga, atau tulang sapi.
  • 1 liter air.
  • 2 siung bawang putih, geprek.
  • 2 siung bawang merah, geprek.
  • 2 batang seledri, simpulkan.
  • 1 buah wortel utuh, bersihkan kulitnya.
  • 1 batang daun bawang iris halus.
  • 1 buah tomat, iris halus.
  • 2 lembar daun salam.
  • 1 cm jahe, keprek.
Cara Membuat:
  • Didihkan air.
  • Masukkan bawang merah, bawang putih, jahe, dan daging sapi.
  • Rebus dengan api kecil sampai air menjadi 3/4-nya.
  • Masukkan bahan bahan lainnya.
  • Rebus kembali sekitar 15-20 menit.
  • Angkat, buang lemak yang mengambang.
  • Dinginkan.
  • Saring kaldu.
  • Masukkan kaldu ke dalam wadah tertutup untuk 1 kali masak. Simpan di freezer.
  • Jika menggunakan daging sapi, dagingnya bisa disisihkan untuk diolah menu makanan lainnya.
==================

Kaldu Ikan
Bahan:
  • 1kg daging Ikan atau tulang ikan.
  • 1 liter air.
  • 1 siung bawang putih, geprek.
  • 1 siung bawang merah, geprek.
  • 1/2 buah bawang bombai, iris kasar.
  • 1 batang seledri, simpulkan.
  • 1 buah wortel utuh, bersihkan kulitnya.
  • 1 batang daun bawang iris halus.
  • 1 buah tomat, iris halus.
  • 2 lembar daun salam.
  • 1 cm jahe, keprek.
Cara Membuat:
  • Didihkan air.
  • Masukkan bawang merah, bawang putih, jahe, dan daging/tulang ikan.
  • Rebus dengan api kecil sampai air menjadi 3/4-nya.
  • Masukkan bahan bahan lainnya.
  • Rebus kembali sekitar 15-20 menit.
  • Angkat.
  • Dinginkan.
  • Saring kaldu.
  • Masukkan kaldu ke dalam wadah tertutup untuk 1 kali masak.
  • Simpan di freezer
https://www.facebook.com/notes/homemade-healthy-baby-food/resep-aneka-resep-kaldu/209586115728577

MPASI awal, dan Bayi Muntah?

Serba serbi pemberian MPASI, segala kesulitan, halangan, tantangan, maupun semua kemudahannya adalah semua serba serbi yang pasti dialami oleh semua ibu-ibu dengan bayi maupun balita.
Bagi yang mengalami kesulitan, janganlah berputus asa, karena Anda tidak sendiri. Dan bagi yang mengalami semua kemudahan maka ayok kita berbagi tips, dan trik agar anak mudah MPASI.

“Sebenarnya, masalah ini tak perlu terlalu dikhawatirkan. Hanya saja orang tua harus tahu apa yang jadi penyebabnya dan kemudian segera mengatasinya,” kata dr. Kishore R.J, dari Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Bila makanan tersebut baru dimasukkan sudah dikeluarkan atau dimuntahkan lagi, mungkin masalahnya ada di sekitar mulut.

“Bisa karena proses menelannya belum bagus atau bayinya tak suka dengan makanan tersebut.” Bila demikian, tak perlu khawatir, karena biasanya tak berlangsung lama, hanya pada awal-awal perkenalan makanan semi padat dan padat saja. Namun bila dikeluarkan atau dimuntahkannya setelah beberapa lama makanan tersebut masuk ke lambung, misal, setelah setengah jam, berarti ada kemungkinan gangguan di pencernaannya.

Untuk bayi yang awal  mendapatkan MPASI ada beberapa respon bayi menerima makanan tersebut, salah satunya adalah memuntahkan makanan, atau hokkk (bahasa jawanya). Iya, tentunya, karena itu adalah makanan yang aneh, tekstur nya belum pernah dia terima, dan rasanya beda dengan rasa ASI. Yuk kita pelajari, apa sebab bayi memuntahkan makanannya:

Refleks Menelan Belum Bagus
Bila karena refleks menelannya memang belum bagus, terang Kishore lebih lanjut, ketika makanan ditaruh di bagian depan lidahnya, si bayi berusaha menelannya dengan menjulurkan lidahnya. Namun bukannya bisa masuk, malah makanannya jadi keluar lagi. Seperti halnya bayi mau belajar merangkak, kadang jalannya bukannya maju malah mundur karena koordinasi motoriknya belum bagus. Sementara kalau dia mengisap ASI, tak jadi masalah, karena puting ada di belakang lidahnya. “Tentunya tak mungkin kita taruh makanan di belakang lidahnya, bukan?”

Adakalanya bayi merasa kesal karena tak bisa menelannya hingga ia pun menangis. “Seringkali bila hal ini terjadi, pengasuh atau orang tua malah memaksakan pemberiannya. Misal, dengan menaruh si bayi di posisi mendatar, lalu mencekoki makanannya. Otomatis bayi akan membatukkannya hingga terjadi muntah. Peristiwa ini berbahaya sekali, karena saat itu makanan bisa masuk ke saluran napas dan menyumbatnya hingga berakibat fatal.”

Refleks menelan ini, papar Kishore, akan membaik dengan sendirinya. Tergantung kemampuan masing-masing bayi dalam menelan. Umumnya di atas usia 6 bulan. Jika refleks menelannya belum baik dan bayi belum bisa menelan makanan padat, kita bisa mengatasinya dengan mengencerkan lagi makanannya hingga mudah baginya untuk menelan.

Tak Kenal Makanan
Jika bayi tak kenal atau tak suka dengan makanannya, baik yang semi padat ataupun padat, tentu akan ditolaknya. “Selama ini makanan yang diterima bayi selalu dalam bentuk cair. Sementara kini dia mulai mendapatkan makanan yang agak kental, semisal bubur susu, atau makanan agak padat, semisal nasi tim. Nah, karena tak kenal, pasti awalnya akan ditolaknya,” papar Kishore.

Bila demikian kejadiannya, pemberiannya harus dimundurkan dengan cara agak diencerkan lagi. “Jangan memaksakan bayi dengan kemauan kita karena akan membuatnya trauma. Bisa jadi setiap kali melihat mangkuk makanan, dia jadi menangis karena takut dijejalkan. Kalau dia melihat ayah dan ibunya makan, dia pun akan menirunya. Jika dia meminta makanan, asalkan tak pedas, berikan saja. Jangan dilarang-larang karena akan membuatnya trauma.”

Rasanya Berbeda
Ada pula bayi yang menolak nasi tim karena rasanya yang berbeda. Jangan lupa, selama 6 bulan pertama, bayi kenalnya hanya rasa manis. Nah, nasi tim tak manis seperti halnya bubur susu, kan? Jadi, ada kemungkinan dia tak suka karena rasanya tak manis.

Kalau bayi tak suka karena tak mengenal rasa nasi tim tersebut, bisa diupayakan agar si bayi belajar mengenal rasa. Jadi, Bu-Pak, rasanya yang harus diubah dan divariasikan. Misal, awalnya nasi tim tersebut diberi tambahan glukosa atau yang paling mudah adalah kecap manis, hingga rasa nasi tim tersebut masih ada manisnya. Semakin lama, kecapnya agak dikurangi hingga bayi mengenal rasa nasi tim yang lain. Muntah juga bisa terjadi, misal, karena bayi kekenyangan makan atau minum ataupun karena bayinya mengulet hingga tekanan di perutnya tinggi, akibatnya susunya keluar lagi.

Gangguan Sfingter
Sementara bila karena ada gangguan di saluran cernanya, terang Kishore selanjutnya, kita tahu bahwa pada saluran pencernaan itu ada saluran makan (esophagus), yang berawal dari tenggorokan sampai lambung. Nah, pada saluran yang menuju lambung ini ada semacam klep atau katup yang dinamakan sfingter. Fungsinya untuk mencegah keluarnya kembali makanan yang sudah masuk ke lambung.

Umumnya sfingter pada bayi belum bagus dan akan membaik dengan sendirinya sejalan bertambahnya usia. Umumnya di atas usia 6 bulan. Namun, adakalanya di usia itu pun si bayi masih mengalami gangguan. Jadi, sifatnya sangat bervariasi.

Tentunya, kalau sfingter tak bagus, maka makanan yang masuk ke lambung bisa keluar lagi. Gejalanya biasanya kalau pada bayi akan lebih sering gumoh, terutama sehabis disusui. Apalagi bila ia ditidurkan dengan posisi telentang. Ingat, cairan selalu mencari tempat yang paling rendah, bukan? Begitupun bila setiap kali diberi makanan padat muntah, harus dicurigai sfingter-nya tak bagus. Apalagi bila berat badan bayinya tak naik-naik, misal selama 1-2 bulan.

Kadang ada juga sfingter dengan gangguan, yang disebut hipertropi pylorus stenosis, yaitu adanya otot pylorus yang menebal hingga makanan akan susah turun dari lambung ke usus, akhirnya keluar muntah. Gejalanya, tiap kali diberikan makanan padat akan muntah. Tapi kalau makanan cair tidak. Selain itu, berat badannya pun sulit naik. Jika gangguannya berat, makanan cair pun biasanya tak bisa lewat, hingga menganggu pertumbuhan si bayi karena tak ada penyerapan makanan. Biasanya kalau kejadiannya demikian, harus dilakukan tindakan operasi secepatnya untuk memperbaiki klepnya hingga saluran makanan dari lambung ke usus bisa jalan dengan lancar.

Namun kalau gangguannya ringan saja, misal, muntahnya jarang dan setelah dilakukan pemeriksaan dengan rontgen atau USG ditemui hipertropi sfingter ringan, berat badan anak tetap naik. Biasanya kalau kasusnya demikian, tindakan operasi bisa ditunda. Diharapkan dengan bertambahnya usia, bayi mulai berdiri tegak hingga makanan lebih mudah turun. (dk)

Sedikit penjelasan yang memudahkan kita ya bun. Blog ini berisi tentang artikel-artikel yang insyaAlloh bermanfaat bagi kita semua. Semua Learning by Doing. Saya belajar dari setiap detil kejadian, semoga kita selalu memberikan yang terbaik untuk buah hati kita.

sumber: 
https://www.facebook.com/notes/homemade-healthy-baby-food/panduan-bayi-muntah-saat-diberi-mp-asi/210009495686239

Sunday, January 17, 2016

Buku Mini Ensiklopedia MPASI

Kamu adalah apa yang kamu makan. Ungkapan ini memang benar adanya. Oleh karena itu di dalam ajaran agama Islam, Allah SWT memerintahkan manusia makan makanan yang halal lagi baik. Tidak hanya halal, namun juga thoyib (baik).
Generasi cerdas tumbuh dengan asupan makanan yang sehat, bergizi seimbang. Makanan pendamping asi atau yang disingkat MPASI pabrikan memang banyak beredar dipasaran. Namun kepuasan tersendiri, jaminan sehat, baik dan aman  bagi bayi kita adalah penting. Para bunda dapat menemukan panduan cara membuat MPASI yang tidak hanya enak namun juga bergizi ada di buku ini.
Buku ini ditulis oleh tim HHBF (Home made Health Baby Food). Salah satu komunitas pecinta anak yang terus aktif sharing ilmu dan pengalaman tentang MPASI.
HHBF adalah sebuah grup / komunitas di jejaring sosial face book yang sering sharing tulisan-tulisan yang bermanfaat tentang MPASI. Sekarang para bunda dapat menemukan salinan postingan tim HHBF itu di buku ini.
Di grup Homemade Healthy Baby Food, percaya bahwa makanan buatan sendiri adalah salah satu Fondasi terbaik bagi si kecil dan keluarga Anda.
Tak hanya bercita rasa enak, kami juga mencari tahu tentang manfaat dan kebaikan dalam setiap asupan.
Dan, melalui buku ini, kami membaginya dengan Anda. Tak perlu ragu lagi memasak dengan alat-alat sederhana dan bahan yang Anda temukan di rumah. Tak sesulit yang Anda bayangkan, dan yakinlah. Jika Anda memasak dengan cinta, hasilnya pasti penuh cita rasa.
Temukan informasi-informasi MP-ASI sehat di buku ini, lalu bersiaplah bertemu generasi cerdas di rumah Anda.



Buku ini mengupas semua hal tentang MPASI, mulai dari pedoman, persiapan, penyajian dan penyimpanan MPASI, dilengkapi pula dengan beberapa menu selingan dan makanan utama dengan menu 4 bintang.
jadi tunggu apa lagi para bunda, lengkapi koleksi menu MPASI bayi anda dengan buku ini.
Harga: @ Rp. 100.000; belum termasuk ongkir.
Untuk pemesanan silahkan hubungi kontak person di menu kontak.
Terimakasih.

Pigeon Food Maker

Pigeon Food Maker
Paketan Pembelian:
A: Mangkuk kecil dengan parutan terbuat dari bahan PP toleran dengan suhu panas/dingin 140C/-20C dengan kapasitas 200ml
B: Saringan dengan jaring dari stainless steel. Piring saringanterbuat dari bahan PP toleran dengan suhu panas/dingin 140C/-20C
C: Lid penutup mangkokterbuat dari bahan PP toleran dengan suhu panas/dingin 140C/-20C
D: Piring dengan parutanterbuat dari bahan PP toleran dengan suhu panas/dingin 140C/-20C
E: Pemeras jerukterbuat dari bahan PP toleran dengan suhu panas/dingin 140C/-20C
F: Penumbuk yang terbuat dari kayu alamiterbuat dari bahan PP toleran dengan suhu panas/dingin 140C/-20C
G: Mangkok untuk menumbukterbuat dari bahan PP toleran dengan suhu panas/dingin 140C/-20C dengna kapasitas 275ml
H: Sendok makan terbuat dari bahan PP toleran dengan suhu panas/dingin 140C/-20C
Fitur:
Aman digunakan dalam microwave, hal- hal yang perlu diperhatikan adalah:
Jangan memasukkan saringan dan penumbuk ke microwave.
Disarankan untuk tidak memasukkan makanan yang mengandung banyak minyak dan air karena temperatur selama memasak lebih tinggi
Selalu mengatur lamanya memasak, waktu yang berlebihan akan merusak mangkok
Perhatian: ketika memanaskan wortel, tomat, labu atau semisalnya. Warna akan permanen membekas pada mangkok
Cocok untuk digunakan dalam freezer dengan toleransi suhu -20C
Mudah dalam penyimpanan, bisa dijadikan satu sehingga tidak gampang hilang karena tercecer
IDR 235.000

Slow Cooker Takahi Solo

Slow Cooker Takahi (Electrik Crockery Pot) adalah alat masak listrik yang menggunakan pot.
Daya : 55 - 65 watt
Kapasitas : 0.7 L
Made in Japan
Prinsip kerja:
- Memasak makanan dengan suhu rendah sehingga makanan akan matang dengan merata dan nutrisi tetap terjaga.
- Mudah, masukkan semua bahan ke dalam takahi, tutup dan nyalakan. Tidak perlu diaduk, tidak takut gosong atau air menjadi saat. Tunggu 3-4 jam kemudian makanan sudah siap disantap
- Proses memasak menggunakan temperatur rendah akan membuat rasa gurih dan memungkinkan bumbu terserap lebih sempurna, tanpa merusak kandungan gizi yang ada pada bahan makanan.
Material Takahi:
- Bagian luar : terbuat dari aluminium
- Bagian dalam : terbuat dari keramik
- Bagian penutup : terbuat dari kaca
Takahi dapat memasak untuk berbagai macam masakan seperti bubur.
Kapasitas 0.7 L tidak memiliki knob.
IDR 325.000