Tuesday, May 24, 2016

Lowongan Pekerjaan

Menyambung curhatan yang sebelumnya, di mana arif sudab pergi dari asi kit, dan asi kit agak agak kebingungan saat melayani pelanggan, terpaksa tidak bisa melayani COD, dan pembelian di toko hanya pada waktu waktu yang tertentu yang disepakati. Huhuhu,, sedihnya...

Sesuai instruksi pak bos, alias suami saya, maka di buka lowongan kerja bagi semua yang sedang mencari pekerjaan, dengan kriteria;
1.  Laki laki, muslim
2.  Jujur
3.  Belum menikah
4.  Jam kerja 09. 00 sampai dengan 17. 00
5. Gaji, silahkan hubungi 085647298845
6.  Ga harus yang berpengalaman, yang penting bisa dan mau belajar
7.  Untuk yang tinggal di solo, bisa pulang pergi, untuk yg luar solo, bisa tinggal d rumah.
8. Deskripsi pekerjaan;  packing orderan online, jaga toko, COD jika ada. Dan khusus COD ada tambahan gaji.

Demikian, susunan rencana perekrutan pegawai asi kit. Bagi yg berminat, silahkan hubungi CP ya. Terima kasih.

Monday, May 23, 2016

OLJEK in aja mom

Sudah lama ga ngisi tulisan tulisan di blog ini, dan sekalinya nulis itu gara2 sayanya lagi Galau, gundah gulana, hehehe..  Karena si arif pergi, ada tugas negara.haaa...
Jadi sementara ASI kit ga bisa melayani COD sementara ya mom, dan Offline shop terjadwal, karena ga ada penunggunya. Sayanya rempong kerja, abang suami juga begitu adanya. Cuma buka dijam jam tertentu ya mom, bisa deh janjian sama saya 085642077138 atau suami saya 085647298845.  Yang lebih sering di rumah sih suami saya mom, karena saya ngurus anak y:ang ikut neneknya di desa, eh malah curhat.

Iyalah begitu itulah adanya, sampai saat Asi Kit menemukan kembali pegawai yang cocok dan yang bisa dipercaya.
Dan untuk solusinya, Asi Kit merekomendasikan OLJEK untuk menjemput barang di Toko kami. Tentu saja, ongkos ojek ditanggung pembeli ya mom.

Okei, semoga menyusui berjalan lancar dan happy.. Happy happy shoping and Happy breastfeeding


Thursday, April 28, 2016

New Cooler Bag Gabag series

New cooler bag Series from Gabag



1.  Gabag Ylona
Idr. 240.000
Model terbaru dengan model Sling, yaitu Gabag Ylona.
Terdiri dari 2 kompartemen, depan sebagai tempat untuk perlengkapan mommies, dan bagian belakang yg berfungsi sebagai cooler bag.


Mengapa cooler bag gabag? 
1.  Chic and fashionable
2.  Design cantik dan multifungsi
3.  Dibuat dari bahan pilihan, dan berkualitas bagus.
4.  Free Gabag Charm
5.  Tahan dingin sampai dengan 16 jam, dan tahan beku sampai dengan 4 jam


2. Gabag Colette

Idr. 230.000

Terdiri dari 2 kompartemen, depan sebagai tempat untuk perlengkapan mommies, dan bagian belakang yg berfungsi sebagai cooler bag.
Mengapa cooler bag gabag?
1.  Chic and fashionable
2.  Design cantik dan multifungsi
3.  Dibuat dari bahan pilihan, dan berkualitas bagus.
4.  Free Gabag Charm
5.  Tahan dingin sampai dengan 16 jam, dan tahan beku sampai dengan 4 jam

3.  Gabag Primrose
Idr. 230.000
Terdiri dari 2 kompartemen, depan sebagai tempat untuk perlengkapan mommies, dan bagian belakang yg berfungsi sebagai cooler bag.
Mengapa cooler bag gabag?
1.  Chic and fashionable
2.  Design cantik dan multifungsi
3.  Dibuat dari bahan pilihan, dan berkualitas bagus.
4.  Free Gabag Charm
5.  Tahan dingin sampai dengan 16 jam, dan tahan beku sampai dengan 4 jam

4.  Gabag Arimbi
Idr. 230.000
Terdiri dari 2 kompartemen, depan sebagai tempat untuk perlengkapan mommies, dan bagian belakang yg berfungsi sebagai cooler bag.
Mengapa cooler bag gabag?
1.  Chic and fashionable
2.  Design cantik dan multifungsi
3.  Dibuat dari bahan pilihan, dan berkualitas bagus.
4.  Free Gabag Charm
5.  Tahan dingin sampai dengan 16 jam, dan tahan beku sampai dengan 4 jam








Tuesday, April 19, 2016

Hukum seputar Darah Haid

Berikut cuplikan kajian wanita tentang Seputar Darah Haid, sengaja tidak ada yang dirubah, agar tidak ada perubahan makna. semoga bermanfaat, bagi Saudariku semua.
Al-Ustadzah Ummu Muhammad
Berikut lanjutan bahasan mengenai darah haid.
Jika Adat (Kebiasaan) Masa Haid Berubah
1. Masa haid bertambah atau berkurang
Misalnya, seorang wanita biasa mengalami haid selama enam hari. Suatu saat, darah masih keluar sampai hari ketujuh. Misal yang lain, seorang wanita biasa haid selama tujuh hari, tetapi suatu saat, baru enam hari ia sudah suci.
2. Datangnya haid maju atau mundur
Misalnya, seorang wanita biasa datang haid pada akhir bulan, lalu suatu saat datang haid pada awal bulan, atau biasa datang haid pada awal bulan, lalu menjadi akhir bulan.
Para ulama berbeda pendapat dalam menghukumi dua keadaan tersebut sebagai berikut.
Seorang wanita tidak beralih dari kebiasaan lamanya ke kebiasaan yang baru sampai kebiasaan baru ini terjadi tiga kali. Ini pendapat Hanabilah (ulama pengikut mazhab Hanbali, -ed.).Kapan pun seorang wanita mendapati darah, dia dihukumi haid, dan kapan pun dia bersih dari darah tersebut, dihukumi suci, sama saja apakah terjadi pertambahan atau pengurangan dari kebiasaan masa haidnya, dan apakah maju atau mundur masa haidnya.
Pendapat kedua inilah yang benar. Sebab, penentu syariat mengaitkan hukum-hukum haid dengan keberadaan darah haid. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَيَسۡ‍َٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡمَحِيضِۖ قُلۡ هُوَ أَذٗى
“Dan mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, ‘Haid itu kotoran’.” (al-Baqarah: 222)
Ini adalah pendapat al-Imam asy-Syafi’i. Pendapat ini pula yang dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Pendapat ini juga dianggap kuat dan dibela oleh penulis al-Mughni, yaitu al-Imam Ibnu Qudamah. Beliau berkata dalam al-Mughni 1/353, “Seandainya kebiasaan waktu haid merupakan patokan sebagaimana disebutkan dalam mazhab (Hanbali, -pen.), niscaya Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan hal ini kepada umat. Tidak mungkin beliau menunda-nunda penjelasan dari waktu yang semestinya.
Para istri beliau dan para wanita yang lain membutuhkan penjelasan tersebut setiap saat, sehingga tidak mungkin Nabi melalaikan masalah ini. Akan tetapi, ternyata tidak ada riwayat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam yang menyebutkan atau menjelaskan masalah kebiasaan haid, kecuali dalam masalah wanita yang mengalami istihadhah.” (Risalah fi ad-Dima’ ath-Thabi’iyyah lin Nisa’ hlm. 16—17, asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin)
Tanda Suci dari Haid
Berakhirnya periode haid seorang wanita dapat diketahui dengan salah satu dari dua tanda, yaitu:
1. Keluarnya al-qashshah al-baidha’, yaitu cairan putih bening yang keluar dari rahim saat haid berakhir. Keluarnya cairan ini sudah dikenal di kalangan wanita.
Dalam hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, yang diriwayatkan oleh al-Imam al-Bukhari secara mu’allaq, disebutkan bahwa para wanita mengutus seseorang kepada ‘Aisyah. Utusan tersebut membawa durajah (sesuatu yang digunakan wanita untuk mengetahui apakah masih ada sisa-sisa haid). Durajah tersebut berisi kapas dengan noda cairan berwarna kuning. ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pun menjelaskan,
لَا تَعْجَلْنَ حَتَّى تَرَيْنَ الْقَصَّةَ الْبَيْضَاءَ
“Jangan tergesa-gesa sampai kalian melihat al-qashshah al-baidha’.” (HR. al-Bukhari, “Kitabul Haidh” no. 19)
2. Berhentinya darah haid.
Sebagian wanita tidak melihat al-qashshah al-baidha’ sampai periode haid berikutnya. Pada mereka ini, selesainya masa haid diketahui dengan cara memasukkan kapas/kain putih ke tempat keluarnya darah haid. Apabila kapas tersebut tidak berubah warna, berarti wanita tersebut telah suci.
Ash-Shufrah (Cairan Kuning) dan Al-Kudrah (Cairah Keruh)
Kedua cairan ini keluar dari wanita, terkadang sebelum haid dan terkadang setelah haid.
Apabila kedua cairan ini keluar pada masa haid atau bersambung dengan masa haid sebelum suci, dihukumi sebagai darah haid. Berlaku padanya hukum-hukum haid. Adapun jika keduanya keluar setelah masuk masa suci, tidak dianggap sebagai darah haid.
Hal ini berdasarkan penjelasan Ummu ‘Athiyyah radhiyallahu ‘anha,
كُنَّا لَا نَعُدُّ الصُّفْرَةَ وَالْكُدْرَةَ بَعْدَ الطُّهْرِ شَيْئًا
“Kami tidak menganggap ash-shufrah dan al-kudrah setelah masa suci sebagai sesuatu (yang dihitung haid).” (HR. Abu Dawud—“Kitab ath-Thaharah” no. 307, Ahmad, dan ad-Darimi 1/215; dinyatakan shahih menurut syarat al-Bukhari dan Muslim oleh al-Hakim, disepakati oleh adz-Dzahabi dan al-Baihaqi)
Al-Imam al-Bukhari juga meriwayatkan ucapan Ummu ‘Athiyyah radhiyallahu ‘anha tanpa lafadz بَعْدَ الطُّهْرِ (setelah suci). Akan tetapi, beliau membuat bab untuk ucapan yang beliau riwayatkan ini dengan judul “Bab ash-Shufrah dan al-Kudrah pada Selain Hari-hari Haid”.
Pensyarah Shahih al-Bukhari (Ibnu Hajar al-‘Asqalani, -pen.) berkata dalam Fathul Bari, “Dengan judul tersebut beliau mengisyaratkan pengompromian antara hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, yakni ucapan beliau,
حَتَّى تَرَيْنَ الْقَصَّةَ الْبَيْضَاءَ
‘… sampai kalian melihat al-qashshah al-baidha’.’
dan hadits Ummu ‘Athiyyah yang disebutkan dalam bab tersebut. Hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berlaku jika si wanita melihat ash-shufrah dan al-kudrah pada hari-hari haidnya. Adapun jika dia melihatnya di luar hari-hari haid, berlaku ucapan Ummu ‘Athiyyah radhiyallahu ‘anha.”
Haid yang Terputus-putus
Seorang wanita mengalami haid dalam sehari, lalu pada hari berikutnya darah haid tidak keluar, atau yang semacam itu. Dalam hal ini ada dua keadaan.
1. Haid yang terputus-putus ini dia alami terus-menerus sepanjang waktu.
Darah yang seperti ini adalah darah istihadhah, sehingga berlaku padanya hukum wanita yang mengalami istihadhah.
2. Haid yang terputus-putus ini tidak terus-menerus dia alami, tetapi terjadi pada sebagian waktu saja sehingga dia memiliki masa benar-benar suci.
Tentang keadaan kedua ini, terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang masa tidak keluarnya darah tersebut, apakah dihukumi sebagai masa suci atau diberlakukan padanya hukum haid.
Mazhab asy-Syafi’i, dalam pendapat yang paling shahih dari dua pendapatnya, menyatakan bahwa masa tidak keluarnya darah dianggap sebagai haid. Pendapat ini dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan penulis kitab al-Fa’iq. Seperti itu pula pendapat Abu Hanifah.
Ada beberapa alasan:
1. Al-qashshah al-baidha’ tidak terlihat pada masa tersebut.
2. Jika kondisi tersebut dianggap suci, berarti yang sebelum dan sesudahnya dianggap haid, dan tentu tidak ada yang berani mengatakan demikian. Jika tidak, niscaya akan selesai masa ‘iddah-nya dalam tempo lima hari saja.
3. Jika kondisi tersebut dianggap masa suci, tentu ada kesulitan dan beban berat bagi wanita yang mengalaminya. Dia harus mandi haid dua hari sekali, dan sebagainya. Beban berat seperti ini ditiadakan dalam syariat yang mulia ini. Hanya bagi Allah segala pujian.
Adapun pendapat yang masyhur dari mazhab Hanabilah ialah apabila darah keluar, dihukumi sebagai haid; dan apabila darah tidak keluar, dihukumi suci, kecuali jika jumlah hari terjadinya keadaan tersebut melebihi (kebiasaan) haidnya. Dalam keadaan demikian, darah yang keluar melebihi masa haid dianggap sebagai darah istihadhah.
Al-Imam Ibnu Qudamah, dalam al-Mughni (1/355), mengatakan, “Harus diperhatikan bahwa jika terputusnya darah kurang dari satu hari, tidak dihukumi suci. Hal ini berdasarkan riwayat—yang kami bawakan dalam masalah nifas—bahwa wanita yang sedang nifas tidak menganggap dirinya telah suci ketika darah nifasnya tidak keluar kurang dari satu hari. Ini pendapat yang benar, insya Allah. Sebab, darah terkadang mengalir, terkadang tidak. Adapun mewajibkan mandi bagi wanita yang sucinya sesaat-sesaat merupakan kesulitan yang ditiadakan oleh syariat ini. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَمَا جَعَلَ عَلَيۡكُمۡ فِي ٱلدِّينِ مِنۡ حَرَجٖۚ
‘Dan sekali-kali Dia tidak menjadikan adanya kesulitan bagi kalian dalam agama ini.’ (al-Hajj: 78)
Atas dasar ini, terputusnya darah haid yang kurang dari satu hari tidak dianggap sebagai masa suci, kecuali apabila wanita yang mengalaminya melihat perkara yang menunjukkan bahwa dia telah suci, seperti berhentinya darah tersebut di akhir kebiasaan masa haidnya atau dia melihat al-qasshhah al-baidha’.”
Apa yang dikatakan oleh penulis al-Mughni di atas adalah pendapat yang pertengahan.
Wallahu a’lam bish shawab.
Apabila Wanita Hamil Melihat Darah Keluar dari Rahimnya
Pada umumnya, wanita hamil tidak mengalami haid.
Al-Imam Ahmad rahimahullah berkata, “Kehamilan seorang wanita diketahui dengan berhentinya haidnya.”
Apabila wanita hamil melihat darah keluar dari rahimnya, apakah darah tersebut dianggap sebagai darah haid sehingga ditetapkan padanya hukum-hukum haid, atau dihukumi sebagai darah fasad (istihadhah) sehingga tidak diberlakukan padanya hukum-hukum haid?
Dalam masalah ini terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama. Ada dua pendapat:
1. Darah tersebut adalah darah haid jika keluar pada masa haid.
Alasannya, hukum asal darah yang keluar dari rahim wanita adalah darah haid selama tidak ada faktor yang menghalangi keberadaannya sebagai haid. Selain itu, di dalam al-Kitab dan as-Sunnah tidak ada keterangan yang meniadakan terjadinya haid pada wanita hamil.
Ini adalah pendapat al-Imam Malik dan al-Imam asy-Syafi’i, dan dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Beliau berkata dalam al-Ikhtiyarat (hlm. 30), “Al-Baihaqi meriwayatkan bahwa ini adalah salah satu pendapat al-Imam Ahmad. Bahkan, beliau menceritakan bahwa al-Imam Ahmad rujuk kepada pendapat ini.”
Pendapat ini juga dipegang oleh asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah sebagaimana dalam kitab beliau, Risalah fi ad-Dima’ ath-Thabi’iyyah lin Nisa’ (hlm. 14—15).
2. Apabila wanita hamil melihat darah keluar dari rahimnya, darah tersebut adalah darah fasad (istihadhah).
Para ulama yang berpendapat demikian berdalil dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam tentang tawanan Perang Authas,
لَا تُوطَأُ حَامِلٌ حَتَّى تَضَعَ وَلَا حَائِلٌ ةٍ
“Wanita (tawanan) yang hamil tidak digauli sampai dia melahirkan, dan wanita (tawanan) yang tidak hamil tidak boleh digauli pula sampai jelas bahwa dia tidak hamil, yaitu dengan sekali haid.” (HR. Abu Dawud, ad-Darimi, ad-Daruquthni, al-Hakim, al-Baihaqi, dan Ahmad. Al-Hakim berkata, “Shahih di atas syarat Muslim.” Hadits ini dinyatakan shahih oleh asy-Syaikh al-Albani dalam Irwa’ul Ghalil no. 187)
Ini adalah pendapat al-Imam Ibnu Qudamah rahimahullah. Beliau berkata dalam al-Mughni 1/371, dalam pasal Hukmu al-hamil idza ra’at ad-dima’ wa bayanun annaha la tahidhu (Hukum wanita hamil apabila dia melihat darah dan penjelasan bahwa dia tidak haid), “Mazhab Abu ‘Abdillah (al-Imam Ahmad, -pen.) rahimahullah adalah bahwa wanita hamil tidak mengalami haid; apabila dia melihat darah, darah tersebut adalah darah fasad. Ini adalah pendapat jumhur (mayoritas) tabi’in, di antaranya Sa’id bin al-Musayyib, ‘Atha’, al-Hasan, Jabir bin Zaid, ‘Ikrimah, Muhammad bin al-Munkadir, asy-Sya’bi, Makhul, Hammad, ats-Tsauri, al-Auza’i, Abu Hanifah, Ibnul Mundzir, Abu ‘Ubaid, dan Abu Tsaur.”
Beliau juga berkata dalam Manarus Sabil (1/62), “Apabila wanita hamil melihat darah (keluar dari rahimnya), itu adalah darah fasad. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam tentang tawanan Perang Authas, ‘Wanita (tawanan) yang hamil tidak digauli sampai dia melahirkan, dan wanita (tawanan) yang tidak hamil juga tidak digauli sampai jelas bahwa dia tidak hamil dengan keluarnya darah haid’. Maksudnya, diketahuinya bahwa dia tidak hamil dengan keluarnya darah haid menunjukkan bahwa haid itu tidak bisa terjadi bersamaan dengan hamil.”
Ini juga pendapat asy-Syaikh al-Albani rahimahullah. Beliau berkata dalam Irwa’ul Ghalil (no. 187, ketika menjelaskan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam di atas, -pen.), “Hadits tersebut dikuatkan oleh atsar yang diriwayatkan oleh ad-Darimi (1/227—228) dari dua jalan, dari Atha’ bin Abi Rabah, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha yang berkata,
اِنَّ الْحُبْلَى لَا تَحِيْضُ، فَاِذَا رَأَتِ الدَّمَ فَلْتَغْتَسِلْ وَلْتُصَلِّ
‘Sesungguhnya wanita hamil itu tidak haid. Apabila dia melihat darah (keluar), hendaknya dia mandi kemudian shalat.’
Sanadnya shahih.”
Perintah mandi di sini dalam rangka kebersihan saja. (al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Muyassarah fi Fiqhi al-Kitab wa as-Sunnah al-Muthahharah hlm. 293—294)
Dengan melihat dalil-dalil yang ada, dan karena pendapat kedua ini adalah pendapat jumhur ulama tabi’in, penulis pun cenderung kepada pendapat kedua ini.
Wallahu a’lam bish shawab wal ‘ilmu ‘indallah.
MajalahQonitahEdisi14
https://qonitah.com/darah-haid-bagian-2/

Wednesday, April 13, 2016

Tempat Penyimpanan ASI Perah

Bagi ibu menyusui yang sedang bekerja, memerah asi adalah kegiatan yang wajib dijalani.  Sebuah perjuangan untuk memberikan yang terbaik bagi buah hati.

ASI adalah cairan hidup, cairan istimewa yang keluar dari ibu untuk sang bayi. Ketika menyusu langsung pada ibu, bayi mendapatkan asi yang tidak terkontaminasi dan masih steril. Lalu bagaimana dengan ASI perah?  Yang melalui beberapa macam proses, mulai dari memerah sampai menyimpan dan kemudian meminumkan?

Untuk kali ini kita bahas tentang tempat penyimpanan asi yang aman dan stndart. 1.  Botol kaca asi Botol kaca asi, adalah tempat penyimpanan asi perah, yang paling direkomendasikan. Dengan berbagai macam keunggulan, diantaranya: - hemat, karena dapat digunakan berulang kali - lemak asi tidak menempel pada dinding botol, seperti pada botol plastik - mudah dibersihkan - harganya terjangkau

Botol kaca asi seperti apa yang direkomendasikan? - Botol kaca asi baru
Botol kaca asi baru adalah yang paling direkomendasikan. Hindari pemakaian botol kaca tutup karet rekondisi ya ma, karena itu adalah limbah medis. Limbah bekas obat2an dari Rumah sakit. 
Ciri botol bekas adalah botolnya sudah bersih dan tidak ada bekas produksinya
Botol kaca yang baru, terdapat warna putih bekas produksi, yang akan hilang setelah dicuci bersih,dan disterilkan.

- botol kaca asi ex uc. 
Pemberian ASI sudah seharusnyalah tidak menjadi beban bagi ibu menyusui. Tidak saklek, atau kaku harus dengan botol kaca asi yang baru, semua itu tergantung kebutuhan masing-masing. Tapi kita wajib meminimalkan keburukan, atau menghindari madhorot yang lebih besar.
Ada beberapa alasan yang membuat ibu tidak membeli botol kaca yang baru, ada satu botol yang dapat kami rekomendasikan dengan harga miring. Yaitu botol kaca asi ex uc. Ini adalah botol kaca asi rekondisi dari botol vitamin c uc 1000.  Ini jauh direkomendasikan dari botol kaca tutup karet rekondisi, karena ini bukan rekondisi limbah medis.

Daftar harga botol kaca asi:

- botol kaca asi merek BKA 50. 000 per boks, isi 8
Deskripsi botol kaca BKA:
- Botol baru Tutup Karet
- Kapasitas 100ml
- Tertera merek BKA
- Ukuran tercetak di botol, sehingga memudahkan mama untuk menakar
- Tidak berbau
- Ada serbuk putih yang akan hilang setelah dicuci




- botol kaca asi baru @ 4500
Deskripsi botol kaca asi baru:
- Botol kaca baru, tutup karet
- Tanpa merk
- Tidak terdapat ukuran mili liter
Ada serbuk putih yang akan hilang setelah dicuci
- Tutup karet pada awalnya ada beberapa yang agak bau, dan akan hilang setelah dicuci.




- botol ex uc @ 1. 700
Deskripsi:
- Botol kaca bekas botol vitamin c uc 1000
- Kapasitas 120 ml
- Sudah dicuci bersih, dan dicuci serta disteril kembali sebelum digunakan
- Tutup botol baru





2.  Kantong asi Kantong asi adalah rekomendasi kedua, tempat untuk menyimpan asip. Digunakan untuk kepentingan darurat saja, dikarenakan harganya agak mahal dan hanya sekali pakai. Misalnya karena pergi keluar kota, kulkas sudah penuh, dan lain-lain dengan alasan lebih praktis.

Kelebihan kantong asi: - praktis dibawa, dan lebih ringan dibanding botol kaca - hemat tempat. Jika freezer sudah penuh, maka kantong asi bisa jadi solusi. Bentuknya yg tipis, membuatnya bisa diselip-selipkan di dalam kulkas. - pre sterilized bag. Semua kantong asi telaj di sterilkan, jadi aman dan tinggal digunakan

Daftar harga kantong asi:1. natur 46. 000
Deskripsi:
- isi 30 kantong
- kapasitas sampai dengan 300ml, kapasitas yang disarankan 180ml
- self standing bag
- presterilizer bag









2. Momo 40. 000
Deskripsi:
- isi 30 kantong
- kapasitas sampai dengan 250ml, kapasitas yang disarankan 180ml
- Presterilized bag
- Plastik lentur sehingga kadang tidak bisa berdiri
- Ada beberapa kejadian, dari puluhan pack, kadang kekurangan dari momo ada yang bocor, tapi hanya sedikit kejadian.









3. gabag 40. 000,  isi 30 kantong, kapasitas 100ml4. gabag 55. 000,  isi 30 kantong, kapasitas sampai dengan 200ml
Deskripsi:
- Ada 2 macam kantong asi gabag yaitu kapasitas 100ml untuk New Born dan 180 ml untuk bayi
- Plastik kaku, sehingga setelah dituang asip bisa self standing bag
- Double zipper sehingga mencegah tumpah dan bocor
- Pre sterilized bag






Dari beberapa macam kantong ASI, kantong yang disarankan adalah Gabag, dan Natur.

Monday, March 28, 2016

Breastpad asi kit

Breastpad adalah alat yang digunakan untuk menahan rembesan ASI pada baju agar tidak membasahi baju. Dibuat dari bahan pilihan, bagian luar merupakan lapisan waterproof yang mencegah ASI membasahi baju. Dan bagian dalam nya dibua dari bahan yg halus dan lembur sehingga tetap nyaman bersentuhan dengan kulit ibu.
Breastpad asi kit breastpad dengan harga terjangkau tapi dengan kualitas yg baik, bisa jadi pilihan ibu dalam memilih breastpad yg berkualitas. Dan saatnya beralih ke breastpad yang dapat dicuci ulang.

Sunday, March 27, 2016

Cooler bag asi kit


Deskripsi Produk:
Bahan: bagian dalam almunium foil. bagian luar Nylon Ripstok
Tali selempang panjang maksimal 120 cm, minimal 60cm
Sebagai Cooler bag, tahan dingin hingga 8 jam









Harga cooler bag asi kit
Dengan ice gel, harga ecer minimal @55rb
Tanpa ice gel harga ecer minimal 48rb
3-6 disk 15%
7-12 disk 20%
>12 disk 25% 












Monday, March 14, 2016

Avent Mastige Standart

Philips Avent Manual Breastpump Standard SCF900/01
Philips Avent makin dipercaya ibu menyusui sebagai alat pumping yang sangat nyaman, dengan design unggulannya yang membuat ibu nyaman memerah asi dengan posisi tegak, dan tidak membungkuk. Philips Avent standart ini didesign dengan menggunakan botol leher standart, jadi bisa diganti dengan botol lain untuk bergantian.








Sama dengan Pompa manual lainnya, Philips Avent Manual Breastpump Standard berkerja dengan cara mengungkit tuas. Tuas akan menggerakkan diafragma sehingga terciptalah hisapan (suction). Desainnya cukup ergonomis sehingga bisa digunakan dengan satu tangan.







setiap pembelian Avent Mastige Standart mendapatkan:
1. tutup corong
2. silikon
3. badan pompa
4. Handel
5. diafragma
6. botol standart
7. dudukan botol
8. converter
9. sealing cup
10. dot
Harga IDR  430. 000

Sunday, March 13, 2016

Dunia adalah tempat persinggahan

Nasehat Hasan al Bashri kepada amirul mukminin Umar bin Abdul Aziz setelah beliau di baiat mjd khalifah, ttg hakikat dunia:

"sesungguhnya dunia hanya negeri persinggahan. Bukan negeri yg abadi untuk ditempati. Nabi Adam a.s diturunkan kedunia sebagai hukuman. Maka hati2lah kpd dunia wahai amirul mukminin.

Cara mengambil bekal didunia adalah dengan meninggalkanya. Dan cara menjadi kaya didunia adl dg cara tidak memilikinya (diinfakan).

Pada setiap waktu berjatuhan korban2 yg terbunuh (olh dunia). Dia menghinakan orang yg memuliakanya, dan dia menjadikan fakir org2 yg senantiasa mengumpul2kanya...."

Dia (dunia) bagaikan racun, dimakan oleh orang2 yg tidak mengerti sehingga menjadi akibat kematiannya. Jadilah didunia seperti orang yg sedang mengobati luka. Sedikit merasakan panas (kay) supaya penyakitnya tidak berkepanjangan. Dan sabar menelan pahitnya obat supaya petaka itupun tidak berkepanjangan. Berhati2lah thd dunia yg sangat mempesona namun sangat menipu, yg tlh berhias dengan tipu muslihatnya.

Dia telah menjerumuskan manusia dg pesona2nya dan telah membuat manusia menghayal dg cita2 dan angan2 di dalamnya. Banyak mata yg selalu salah dalam memandangnya, banyak hati yg selalu mengidam2kanya dan banyak pula jiwa yg selalu menanti2kanya padahal sebenarnya dialah yg telah membunuh mereka.

Org2 yg merindukannya akan mendapatkan apa yg mereka inginkan sehingga menjadikan mereka TERPEDAYA, MELAMPAUI BATAS, MELUPAKAN HARI KEBANGKITAN

Hatinya telah disibukkan oleh dunia sehingga membuat kakinya tergelincir. Dan itu akan membuat penyesalan besar dan penyesalan itu kian akan bertambah dan bertambah.. Berkumpul padanya disaat kematian. Datang kepadanya pedihnya kematian itu dan pedihnya perpisahan dg dunia.

Dan ada pula diantara mereka yg merindukan dunia namun mereka tidak mendapatkannya sehingga dia hidup dg penderitaan karena tdk mendapat apa yg dia inginkan, dan jiwanya tetap tidak tenang sampai akhirnya dia tinggalkan dunia tanpa perbekalan dan dia datang ke akhirat tanpa persiapan.
Selalulah engkau waspada tinggi! Pada saat engkau dibuat gembira olh dunia. Karena pecinta dunia pada saat dia sedang bahagia dg dunianyalah dunia itu akan menyeretnya kepada hal2 yg tdk
dia inginkan.


Itu semua karena kelapangan dunia telah  terhubung dg petaka. Dan kehidupan didalamnya telah terhubung dg hal yg fana. Kegembiraan dunia telah bercampur dg kesedihan. 

Cita2 di dlm nya penuh kebatilan. Kesucianya dipenuhi kotoran, dan kehidupanya dipenuhi penderitaan. Kalau saja pencipta dunia ini tdk mengkabarkan ttg nya dan tidak pula menyampaikan permisalan ttg nya, niscaya keberadaan dunia tetap akan mampu membangkitkan org2 yg tertidur, dan memperingatkan org2 yg lalai.

Lalu bagaimana halnya dg Allah sang pencipta tlh menyampaikan nasehat berharga dan tlh pula menyampaikan peringatan keras tentangnya. Sesungguhnya dunia ini di mata Allah tdk ada nilainya!
Allah pernah menawarkan dunia lengkap dg kunci2 perbendaharaanya kpd Nabi shalallahu alaihi wa sallam yg mulia, namun nabi menolaknya dan enggan menerimanya. Itu semua krn nabi tdk ingin mencintai apa yg tdk dicintai olh Allah penciptanya dan beliau tdk mau memuliakan apa yg telah dihinakan olh Allah penciptanya maka Allah dg sengaja tlh menjauhkan orang2 sholeh dr dunia dan Dia tlh memudahkan dunia kpd musuh2Nya sbg tipuan belaka. Namun yg tertipu merasa tlh dimuliakan, dimuliakan dg dunia dan dia lupa dg apa2 yg tlh ditakdirkan kpd RasulNya yg tercinta ketika Rasul itu mengikat batu diperutnya."


Tamat. (nasehat Hasan Al Bashri ttg dunia)

Wednesday, March 9, 2016

Reseller

Siapapun sekarang bisa jadi reseller di ASI KIT shop. Bisa penjual mandiri atau Marketer. Simak baik baik syarat dan ketentuannya di bawah ini ya Bund, lalu pilih cara mana yang sesuai.
1. Reseller
Jenis pertama kami sebut saja reseller. Jenis yang pertama ini, berupa penjual mandiri, penjual yang memiliki sendiri stok barang yang dijual.
Syarat
Menjadi reseller adalah: membeli sejumlah minimal barang, dengan harga tertentu yang sudah kami tentukan, berbeda jumlah dan diskon bagi tiap barang, bisa dilihat di tiap item barang.
Keuntungan:
Reseller jenis pertama ini, memiliki hak untuk menjual barang dengan harga yang dia inginkan, dapat menentukam sendiri besaran laba yg ingin didapatkan.
2. Marketer
Reseller jenis kedua ini, sering disebut dengan makelar. Jadi ia hanya melakukan pemasaran saja, cara yang sangat mudah. Dan ia berjual beli atas Nama ASI KIT. Jadi beda dengan DROPSHIPPER ya bun. (Sekilas info, kami tidak menerima reseller jenis ini, karena termasuk jual beli yg tidak sah, alias haram).
Syarat
Untuk marketer, tidak ada syarat dan ketentuan, siapa saja bisa menjadi marketer asi kit. Tidak ada minimal pembelian, berapa saja bisa. Tapi dia jual beli atas nama asi kit, menjual dengan harga sesuai harga asi kit.
Kelebihan
Kelebihan menjadi marketer adalah dia tidak membutuhkan modal apapun, hanya memasarkan saja, dan kami yg packing barang dan mengirim barang.
Keuntungan
Untuk laba dari marketer,  kami memberikan Sharing Profit, yaitu sebesar 30% dari laba yang kami dapatkan.
Yes, sangat mudah kan bun. Silahkan, kami membuka peluang sebesar2nya, bagi bunda yang juga ingin berjuang meningkatkan kualitas bangsa melalui ASI. Happy Breastfeeding.

Sunday, February 28, 2016

Layanan Delivery Order Perlengkapan Menyusui

Hai mom, kabar gembira untuk yang tinggal di area Solo dan sekitarnya. Kini ASI kit makin dekat, kami melayani Delivery Order semua perlengkapan menyusui.

Mommies habis melahirkan, post SC, atau apa saja, yang membutuhkan perlengkapan menyusui, tapi ga bisa keluar rumah, ga bisa ke mana- mana. Atau masih ada di Rumah Sakit karena pasca melahirkan? Jangan khawatir, kini kami melayani Pesan Antar.

Silahkan hubungi Contact Person kami 085642077138/085747298845

Ada tambahan ongkos kirim ya Mom,  keterangan lebih lanjut bisa hubungi nomor di atas.

Untuk pembelian Grosir Free ongkir ya, untuk pengantaran Lokasi Jalan Slamet Riyadi juga Free ongkir. : D

Happy shoping and Happy Breastfeeding....

Sunday, February 21, 2016

Ketika Anak Lahir: Tahnik dan Do'a Keberkahan

Mendengar tangisan bayi ketika lahir di dunia, merupakan sebuah kebahagiaan bagi kedua orang tuanya. Ibu dan ayahnya, telah menanti dengan harapan dan doa, agar dia lahir ke dunia sehat dan selamat.
Lalu apakah yang harus kita lakukan setelah kelahirannya di dunia? Berdasarkan Sunnah Rasulullah shalallahu'alayhiwassalam, yang Beliau lakukan ketika ada kelahiran adalah menTahnik dan mendoakan keberkahan baginya.

Tahnik تحنيك ialah : "Mengunyah sesuatu" kemudian meletakkan/ memasukkannya ke mulut bayi lalu menggosok-gosokkan ke langit-langit (mulut)nya. Dilakukan demikian kepada bayi agar supaya ia terlatih terhadap makanan dan untuk menguatkannya. Dan yang patut dilakukan ketika mentahnik hendaklah mulut (bayi tersebut) dibuka sehingga (sesuatu yang telah dikunyah) masuk ke dalam perutnya. Dan yang lebih utama (ketika) mentahnik ialah dengan kurma. Dan kalau tidak ada kurma dengan sesuatu yang manis dan tentunya madu lebih utama dari yang lainnya (kecuali kurma)".

Demikan keterangan Ibnu Hajar di Fat-hul Baari Kitabul 'Aqiqah. Menurut Imam Nawawi bahwa tahnik ini termasuk sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dengan kesepakatan para ulama (Lihat syarah Muslim Kiatbul Adab).

Sedangkan yang dimaksud dengan mendo'akan keberkahan [2] ketika anak itu lahir dan waktunya sesudah tahnik ialah misalnya dengan ucapan

با ر ك ا لله فيه (Baarakallahu fihi). Artinya : "Berkah Allah kepadanya".

Atau dengan ucapan.

ا للهم با ر ك فيه (Allahumma baarik fihi). Artinya : "Ya Allah berkahilah dia" [3]

Atau dengan do'a yang kita atur sendiri dengan bahasa kita yang maksudnya memohon kepada Allah agar anak yang baru lahir itu mendapat keberkahan-Nya.

Dalil dari dua masalah di atas (tahnik dan mendo'akan keberkahan) banyak sekali diantaranya.

Pertama : Hadits Abu Musa

Dari Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : “Lahir seorang anakku maka aku membawanya ke hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam maka beliau memberinya nama Ibrahim. Beliau mentahniknya dengan kurma dan mendo’akan barakah untuknya. Kemudian beliau menyerahkan bayi itu kepadaku” [1]

Kedua:

Dari Asma binti Abi Bakar Ash-Shiddiq ketika ia sedang mengandung Abdullah bin Az-Zubair di Makkah, ia berkata.

“Aku keluar dalam keadaan hamil menuju kota Madinah. Dalam perjalanan aku singggah di Quba dan di sana aku melahirkan. Kemudian aku mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meletakkan anakku di pangkuan beliau. Beliau meminta kurma lalu mengunyahnya dan meludahkannya ke mulut bayi itu, maka yang pertama kali masuk ke kerongkongannya adalah ludah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setelah itu beliau mentahniknya denan kurma dan mendo’akan barakah baginya. Lalu Allah memberikan barakah kepadanya (bayi tersebut)” [2]

Ketiga:

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu ia berkata : “Aku pergi membawa Abdullah bin Abi Thalhah kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ia baru dilahirkan. Aku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang ketika itu sedang mencat seekor untanya dengan ter. Beliau bersabda 

kepadaku “Adakah kurma bersamamu?”

Aku jawab, “Ya (ada)”

Beliau lalu mengambil bebeberapa kurma dan memasukkannya ke dalam mulut beliau, lalu mengunyahnya sampai lumat. Kemudian beliau mentahniknya, maka bayi itu membuka mulutnya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian memasukkan kurma yang masih tersisa di mulut beliau ke maulut bayi tersebut, maka mulailah bayi itu menggerak-gerakan ujung lidahnya (merasakan kurma tersebut). Melihat hal itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kesukaan orang Anshar adalah kurma”.

Lalu beliau menamakannya Abdullah” [3]

Keempat : Hadits Aisyah.

عن عا ء شة رضى الله عنها قا لت : أتى النبى صلى الله عليه و سلم بصبى يحنكه فبا ل عليه فأ تبعه الماء

"Artinya : Dari Aisyah, ia berkata, "Didatangkan kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam seorang bayi laki-laki beliau mentahniknya, lalu bayi itu mengecinginya, kemudian beliau memercikkannya dengan air"

Hadits shahih dikeluarkan oleh Bukhari (no. 5468) dan Muslim (I/163-164). Lafadz hadits ini oleh Bukhari. Dan dalam lafadz Muslim sebagai berikut.

عن عا ء شة زوج النبى صلى الله عليه و سلم أن رسو ل الله صلى الله عليه و سلم يؤ تى با لصبيا ن فيبرك عليهم ويحنكهم فأ تى بصبى فبال عليه قد عا بماء فأ تبعه بو له ولم يغسله

"Artinya : Dari Aisyah istri Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, "Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam di datangkan kepada beliau beberapa bayi kemudian beliau mendo'akan keberkahan atas mereka dan mentahnik mereka. Lalu dibawa kepada beliau seorang bayi laki-laki, lalu bayi itu kencing dipangkuan beliau, kemudian beliau meminta air dan memercikkannya ke kencing bayi tersebut dan beliau tidak mencucinya" [4]

Hadits-hadits di atas kiranya cukup untuk menerangkan sunnahnya tahnik ini dan kiranya cukup untuk menghasung kita bersegera melaksanakannya.

Berkata Imam Nawawi dalam Syarhu Muslim (14/372) : “Dalam hadits-hadits ini ada faidah, di antaranya : dianjurkan mentahnik anak yang baru lahir, dan ini merupakan sunnah dengan ijma’. Hendaknya yang mentahnik adalah orang yang shalih dari kalangan laki-laki atau wanita. Tahnik dilakukan dengan kurma dan ini mustahab, namun andai ada yang mentahnik dengan selain kurma maka telah terjadi perbuatan tahnik, akan tetapi tahnik dengan kurma lebih utama. Faidah lain diantaranya menyerahkan pemberian nama untuk anak kepada orang yang shalih, maka ia memilihkan untuk si anak nama yang ia senangi” [Dinukil dengan sedikit perubahan]

Akan tetapi tidak ada diriwayatkan dari sunnah kecuali tahnik denan kurma sebagaimana telah lewat penyebutannya tentang tahnik Ibrahim bin Abi Musa, Abdullah bin Az-Zubair dan Abdullah bin Abu Thalhah, maka tidak pantas mengambil yang lain.

HIKMAH TAKNIK
Ulama telah berbicara tantang hikmah yang terkandung dalam tahnik dan ada beberapa pendapat yang mereka sebutkan dan mereka berselisih (berbeda pendapat tentang hikmahnya). Namun tidak ada satu pun dari mereka yang memiliki sandaran dalil syar’i.

Berkata Imam Al-Aini dalam Umdatul Qari : “Bila engkau bertanya apa hikmah tahnik? Aku jawab : Berkata sebagian mereka : Tahnik dilakukan sebagai latihan makan bagi bayi hingga ia kuat. Sungguh aneh ucapan ini dan betapa lemahnya … dimana letaknya waktu makan bagi bayi dibanding waktu tahnik yang dilakukan ketika anak baru dilahirkan, sedangkan secara umum anak baru dapat makan-makanan setelah berusia kurang lebih dua tahun.

Sebenarnya hikmah tahnik adalah untuk pengharapan kebaikan bagi si anak dengan keimanan, karena kurma adalah buah dari pohon yang disamakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan seorang mukmin dan juga karena manisnya. Lebih-lebih bila yang mentahnik itu seorang yang memiliki keutamaan, ulama dan orang shalih, karena ia memasukkan air ludahnya ke dalam kerongkongan bayi. Tidaklah engkau lihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tatkala mentahnik Abdullah bin Az-Zubair, dengan barakah air ludah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam Abdullah telah menghimpun keutamaan dan kesempurnaan yang tidak dapat digambarkan. Dia seorang pembaca Al-Qur’an, orang yang menjaga kemuliaan diri dalam Islam dan terdepan dalam kebaikan.[4]

Kami katakan : Ini adalah ludahnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adapun selain beliau maka tidak boleh bertabarruk dengan air ludahnya.

Ilmu kedokteran telah menetapkan faedah yang besar dari tahnik ini, yaitu memindahkan sebagian mikroba dalam usus untuk membantu pencernaan makanan. Namun sama saja, apakah yang disebutkan oleh ilmu kedokteran ini benar atau tidak benar, yang jelas tahnik adalah sunnah mustahab yang pasti dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, inilah pegangan kita bukan yang lainnya dan tidak ada nash yang menerangkan hikmahnya. Maka Allah lah yang lebih tahu hikmahnya.

[Disalin dari kitab Ahkamul Maulud Fi Sunnatil Muthahharah edisi Indonesia Hukum Khusus Seputar Anak Dalam Sunnah Yang Suci, hal 31-36 Penerbit Pustaka Al-Haura
Dan
kitab Menanti Buah Hati Dan Hadiah Untuk Yang Dinanti, Penulis Abdul Hakim bin Amir Abdat, Penerbit Darul Qolam Jakarta, Cetakan I – Th 1423H/2002M]
_______

http://almanhaj.or.id/content/905/slash/0/hari-pertama-dari-kelahiran-anak/

Thursday, February 11, 2016

Berat Badan Bayi Sulit Naik setelah Ibu Bekerja

Ini masalah yang saya alami, sejak anak pertama sampai anak kedua, baru saya temukan masalahnya. Mengapa anak saya tidak setembem dulu lagi, dulu saat saya masih cuti. Dulu saat dia masih kurawat dan kususui sendiri. Kadang merasa sangat dan sangat bersalah, karena saya (terpaksa) meninggalkannya di rumah untuk bekerja. Mungkin tidak hanya saya yang mengalaminya, ada ibu-ibu lain yang memiliki masalah yang sama dengan saya.

Rasa ingin tahu saya (Kepo) membawa saya tahu ada Dokter Konseling Laktasi di dunia maya (sebenarnya di dunia nyata juga ada, tapi Dokter ini jauh dari rumah saya), lalu saya bukain semua artikelnya di http://duniasehat.net/, lalu ketemu juga ini sumber masalah saya, anak yang tidak kunjung gendut seperti dulu.

SEMAKIN LAMA IBU MENYUSUI BAYINYA, MAKA KANDUNGAN ASINYA JUGA MAKIN MENINGKAT.

ASI adalah cairan hidup, cairan yang setiap hari kandungan dan rasanya senantiasa berubah. Jumlah ASI yang dikonsumsi bayi usia 1 bulan sama dengan jumlah ASI yang dikonsumsi bayi usia 6 bulan. Jadi misalnya anak usia 1 bulan meminum ASI 1 Liter, maka di usia 6 bulan dia juga mengkonsumsi 1 liter. Itu dikarenakan kalori ASI bayi berusia 6 bulan lebih besar dari bayi 1 bulan, maka walaupun jumlahnya sama, tapi kalorinya lebih besar.

Itu dia masalahnya. Dulu saya sempat berpikir dan menganalisa, saya pikir karena cara pemberiannya yang salah, cara menghangatkan yang keliru, atau terlalu lama disimpan sehingga nutrisinya berkurang. Dan ternyata, benar juga, sedikit mendekati ilmiahnya. 

Saya kutip dengan tanpa mengurangi makna sebenarnya, sumber http://duniasehat.net/2014/06/20/berikan-bayi-asip-segar/

Ketika mulai bekerja, pada umunya anak kita berusia antara 2-3 bulan. Dan selama cuti, pasti kita sangat semangat untuk memompa, untuk menyuplai ASI Perah sebanyak-banyaknya, agar sukses ASI eksklusif sampai 6 bulan, dan ASI sampai 2 tahun. Dulu, teori yang saya dapatkan saat menyusui anak pertama saya, adalah kita  meminumkan ASI Perah yang paling awal kita perah, dengan kata lain, ASI Perah yang paling tua usianya. Dan melihat statement di atas, maka mungkin itu pedoman yang kurang pas. Karena seharusnya bayi berusia 3 bulan, harusnya meminum ASI bayi 3 bulan, dan bukan 1 bulan. Akibatnya, berat badan bayi sulit bertambah. :(

ASI yang terbaik kandungannya adalah ASi yang disusukan langsung dari ibu ke bayi, lalu disusul dengan ASI Perah segar, Asi perah dingin, dan terakhir ASI perah beku.

Tidak salah, ketika kita memompa sebanyak-banyaknya ketika cuti, karena kita tidak tahu kapan kita mengalami stres saat bekerja, kapan ASi kita berkurang saat dipompa. Tapi, tetap, yang kita berikan adalah sebaiknya ASI yang paling muda usia perahnya.

Jika besok pagi kita mulai bekerja, maka berikanlah ASI perah kita hari ini. Itulah ASI yang paling baik kandungannya. Dan jika masih kurang, maka kita bisa memberikan ASI perah yang ada di kulkas. Jadi, ASI perah yang ada di freezer kita tetap akan berguna, sebagai cadangan ketika ASI kita yang masih segar masih kurang. Karena ASi beku akan tetap lebih baik daripada susu formula.

Berikut ini daya tahan ASI Perah:















Bagi ibu bekerja, lebih disarankan untuk memberikan ASIP segar yanh belum dibekukan, karena:
1. Kulkas pendingin dan proses pembekuan ASI dapat menurunkan kadar vitamin A, C dan  E. Ketiga vitamin ini penting sebagai antioksidan dan penguat daya tahan tubuh.

2. Terjadi pemutusan rantai protein (proteolisis) minimal saat disimpan. Penyimpanan jangka panjang akan mengakibatkan proteolisis yang lebih banyak, bahkan lipolisis.

Namun, kandungan protein, lemak, laktosa dan zinc TIDAK BERBEDA pada ASIP yang disimpan di kulkas bersuhu 4°C selama 24 jam dan ASIP beku dalam freezer bersuhu (-4°C hingga -8 °C) selama 1 minggu.

Proses pembekuan umumnya mengawetkan kandungan: vitamin A, vitamin E, vitamin B, protein total, lemak, enzim, laktosa, zinc, imunoglobulin, lisozim dan lactoferin.

Alternatif pilihan ASIP bagi ibu bekerja:

  1. Berikan bayi ASIP segar yang baru diperah
  2. Berikan bayi ASIP segar yang belum beku
Karena sifat ASI Perah adalah sebagai pengganti proses menyusui langsung. Sampai saat ini ASIP tetap menjadi pilihan paling baik dan paling utama ketika ibu mulai bekerja, berdasarkan saran dari Pakar Laktasi Indonesia. Dan belum ada penemuan yang menyatakan ketidak amanan ASI. Jadi ASI adalah yang terbaik dari susu Lainnya.

Ayo kita sama-sama berjuang, semangat memerah ASI, semangat untuk memberikan yang terbaik bagi bayi, disela ketidakmampuan kita untuk terus bersama si Kecil. Semoga Allah memudahkan segala niat baik kita karena Alloh.